
Pengertian 8 bit (Chiptune)
Chiptune adalah musik yang dibuat dari sound format yang telah di
syntesizekan secara realtime oleh computer atau video game sound chip.
Chiptune sangat popular pada periode pertengahan 1980s sampai akhir
1980s dimana pada saat itu untuk membuat musik dengan computer hanya
tersedia sound chip tersebut. Medium tersebut memberikan fleksibilitas
kepada para composer dalam menciptakan instrument sendiri, tetapi
dikarenakan sound chip komputer pada saat itu hanya tersedia simple tone
generator dan noise generator, mengakibatkan keterbatasan dalam
menciptakan sound yang lebih complex. Chiptune kadang terdengar “kasar”
dan “menciut2” bagi para pendengar yang tidak biasa dengan musik
tersebut dan chiptune juga sangat berhubungan dekat sekali dengan video
game music.
8 bit (Chiptune): Musik Berfidelasi Rendah
Tentu kalian masih ingat theme song dari game Super Mario brother atau
Zelda yang kita mainkan dengan NES (Nintendo Entertaintment System) atau
Game Boy. Sampai sekarang theme song tersebut masih melekat diingatan
kita. Suara yang dihasilkan sangat sederhana dan mempunyai cirri khas
atau karakter tersendiri. Ya, itu adalah salah satu contoh dari musik 8
bit (chiptune). Chiptune atau chip music (musik chip) adalah musik yang
dibuat dari sound format yang telah disentiskan secara realtime atau
komputer atau video game sound chip. Berawal ketika bangkitnya era home
komputer dan home game consoles pada awal 80an. Musik ini dibuat dengan
menggunakan komputer kuno seperti commodore 64, commodore amiga atau
Atari ST dan video game console seperti gameboy, NES dan Atari 2600.
Pada awalnya, musik 8 bit (chiptune) ini hanya digunakan untuk
mengcompose soundtrack game tetapi setelah itu banyak yang membuat musik
8 bit (chiptune) secara komersil dan sangat popular di tahun 80an.
Secara garis besar, musik 8 bit (chiptune) dibuat dengan menggunakan
tracker. Ada banyak sekali jenis musik 8 bit (chiptune) berdasarkan
console atau computer yang digunakan. Salah satu yang popular digunakan
sampai saat ini adalah gameboy. Musik 8 bit (chiptune) yang dibuat
dengan menggunakan gameboy sangat terkenal kepraktisannya. Tingkat
kepopuleran gameboy musik bermula pada tahun 1998, ketika seorang art
student dari Jerman bernama Oliver Wittchow merilis catridge bernama
nanoloop. Sebuah kaset game gameboy yang digunakan khusus untuk membuat
musik. Disusul oleh Johan Kotlinski dari Swedia yang merilis
Littlesounddj atau LSDJ pada tahun 2000. Kedua program itu sangat banyak
digunakan oleh para musisi gameboy.
Komunitas 8 bit (chiptune) musik termasuk kecil tapi tersebar di seluruh
dunia dengan banyak musisi yang menciptakan genre yang berbeda. Mereka
bergerak secara underground dan sangat aktif menjalin hubungan antar
Negara. Banyak sekali event musik 8 bit (chiptune) international yang
diselenggarakan seperti Blip Festival di New York, Microbo Party di
Italia dan Lo-Bit Playground di Jepang. Suatu budaya kuno yang masih
hidup di zaman modern.
Bagi mereka, keterbatasan tekhnologi bukanlah suatu halangan untuk
berkarya. Malah itu menjadi suatu tantangan yang sangat menarik, yaitu
menghasilkan sesuatu yang maksimal dari medium yang minimal. Seperti
slogan dari salah satu website komunitas 8 bit (chiptune) www.micromusic.net
yaitu “low tech music for high-tech people” itulah kutipan dari salah
satu musisi Indonesia Chiptune yang mengagas musik ini di Indonesia
yaitu JW86.
8 bit (Chiptune) Di Indonesia
Sejak tahun 2006, musik 8 bit (chiptune) mulai muncul di permukaan tanah
air Indonesia. Menjadikan sebuah sejarah tersendiri akan perjalanan
membudayakan musik dari video game console yang terus berkembang sampai
sekarang. Gerakan musik 8 bit (chiptune) di Indonesia telah menjadi
sebuah kesatuan yang kokoh, dan juga menghasilkan musisi-musisi
berbakat.
Dengan keterbatasan yang ada di dalam meramu musik ini, para musisi
cenderung lebih inovatif dalam berkarya. Hingga makin memunculkan
sub-genre tersendiri pada musik 8 bit (chiptune), bias dibayangkan
seperti aplikasi alunan musik dari trance, house, pop, drum & bass,
sampai grindcore yang dimainkan dengan menggunakan media berfedilasi
rendah. Kiprah para musisi 8 bit (chiptune) Indonesia sendiri telah
terdengar luas oleh komunitas 8 bit (chiptune) di Amerika dan Eropa,
menjadikan nama Indonesia sebagai Negara yang menelurkan musisi 8 bit
(chiptune) yang berbobot dari Asia Tenggara.
Mungkin banyak yang asing dengan 8 bit (chiptune). Ini bukan processor
atau chip grafis model terkini. Tapi ini adalah salah satu jenis musik
yang awalnya dibuat untuk mengiringi game pada console, arcade, atau
handheld pada tahun 80-an. Musisi 8 bit (chiptune) pada masa itu membuat
musik untuk mengisi soundtrack atau elemen efek game console seperti
Atari ST, Commodore 64. Keunikan dari musik 8 bit (chiptune) adalah pada
sound 8 bit dan 16 bit (4.41khz-48khz-96khz). Di bawah itu hanya
menyerupai dalam 4 gelombang dasar. Di dalam 8 bit (chiptune) sendiri
terdapat 4 jenis basic waveform yaitu sine wave, squere wave,
pseudo-triangle dan low-resolution noise. Chiptune atau Chip Music atau
Micromusic sangat popular pada periode pertengahan 1980 sampai awal
1990. Dimana pada saat itu untuk membuat musik dengan komputer hanya
tersedia sound chip tersebut. Medium tersebut memberikan fleksibilitas
kepada para composer-composer dalam menciptakan instrument sendiri.
Tetapi dikarenakan sound chip komputer pada saat itu hanya tersedia
simple tone generator dan noise generator, mengakibatkan keterbatasan
dalam menciptakan sound yang lebih kompleks. 8 bit (chiptune) kadang
terdengar “kasar” dan “menciut” bagi para pendengar yang tidak biasa
dengan musik tersebut dan 8 bit (chiptune) juga sangat berhubungan dekat
sekali dengan video game music. Musik apapun bisa dihasilkan 8 bit
(chiptune) seperti metal, rock, jazz, pop, atau jenis lainnya, namun
lagi-lagi dengan syarat resolusi suaranya 8 bit.
- Author name:
- Unknown
- Publish date:
- Discussion:
- No Comments
- Click here to subscribe to the comment feed via RSS
DESIGN BY MUHAMMAD MUKHSIN | @olobermukhsin. Powered by Blogger.